SELAMAT DATANG

SELAMAT DATANG
Tampilkan postingan dengan label HEALTH. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label HEALTH. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 08 September 2012

MANFAAT ASI DI TAHUN KEDUA

Manfaat Besar ASI di Tahun Kedua

Anda sukses menyusui eksklusif untuk buah hati selama enam bulan dan meneruskannya hingga si kecil
berusia satu tahun. Setelah itu Anda merasa cukup dan akan menyapihnya alias menggantikan ASI dengan susu formula. Sebaiknya tunda dulu keinginan ini karena pemberian ASI di tahun kedua kehidupan bayi
memberi manfaat ekstra.

Saat menginjak tahun kedua, kemampuan bayi berkembang, seperti merangkak atau belajar berjalan dan memasukkan segala sesuatu ke mulutnya. Akibatnya, bayi akan mudah mengalami infeksi penyakit. Makanya, disarankan ibu tetap menyusui bayi setelah ulang tahunnya yang pertama untuk mempertahankan kekebalan tubuhnya terhadap serangan virus dan bakteri penyebab penyakit.

UNICEF merekomendasikan selain pemberian makanan bergizi seimbang dan imunisasi, bayi usia 12-24 bulan disusui sesering mungkin. Tentu ada alasan kuat kenapa para ibu diimbau untuk menyusui bayinya memasuki tahun kedua. Berikut manfaatnya:

1. ASI di tahun kedua kandungan faktor imunitasnya meningkat

Penelitian menyebutkan zat antibodi tersedia dalam jumlah besar pada ASI selama masa menyusui. Tapi ternyata sebagian faktor kekebalan dalam ASI konsentrasinya meningkat selama tahun kedua dan selama proses penyapihan (weaning).

2. Pemberian ASI setelah bayi 6 bulan cegah risiko alergi dan asma

Salah satu cara terbaik mencegah alergi dan asma adalah menyusui eksklusif selama enam bulan dan meneruskannya hingga si kecil berusia 2 tahun. Memperpanjang pemberian ASI berarti menunda selama mungkin bayi bersinggungan dengan zat penyebab alergi. ASI sendiri membantu mempercepat pematangan lapisan pelindung dalam usus bayi, melapisi usus bayi dan menghalangi masuknya molekul penyebab alergi ke dalam darah bayi serta memberi perlindungan antiradang sehingga menekan risiko infeksi pemicu alergi

3. ASI perkecil risiko sakit anak usia 16-30 bulan

American Academy of Family Physicians melihat anak-anak yang disapih sebelum usia dua tahun meningkat risikonya (AAFP 2001). Penelitian lain menyebutkan anak usia 16-30 bulan yang disusui lebih jarang sakit, kalaupun sakit maka sakitnya lebih singkat dibanding anak sebaya yang tidak disusui

4. ASI dibutuhkan anak yang sakit

UNICEF merekomendasikan anak di bawah tiga tahun yang sakit agar diberi ASI, karena ASI merupakan makanan bergizi yang paling mudah dicerna saat si kecil kehilangan nafsu makan

5. ASI di tahun kedua lebih kaya nutrisi

Penelitian dr. Dror Mandel, dkk, menyatakan ASI dari ibu yang menyusui lebih dari satu tahun kandungan lemak dan energinya meningkat dibanding ASI dari ibu yang menyusui lebih singkat

6. ASI di tahun kedua sumber lemak dan vitamin A tak tergantikan

Berdasar penelitian Adelheid W. Onyango dkk menyimpulkan ASI merupakan sumber lemak dan vitamin A yang tak tergantikan oleh makanan sapihan apapun

Nah, makin mantap kan memberi ASI hingga buah hati berusia 2 tahun?


Dan biar lebih mantap lagi, ini kusertakan kandungan ASI ditahun kedua yang dikutip dari  tulisan Mbak Luluk di blog pribadinya. Pada tahun kedua (12-23 bulan) setiap 448 ml ASI memenuhi kebutuhan anak :
  • 29% dari kebutuhan energinya
  • 43% dari kebutuhan proteinnya
  • 36% dari kebutuhan kalsiumnya
  • 75% dari kebutuhan vitamin A
  • 76% dari kebutuhan folatnya
  • 94% dari kebutuhan vitamin B-12
  • 60% dari kebutuhan vitamin C
So…,
Keep Breastfeeding

Diambil dari Grup  Tambah Asi Tambah Cinta , Oleh: Ayas Ayuningtyas. Dengan sedikit perubahan

Minggu, 25 Desember 2011

15 Cara Menghentikan Tangis Bayi


Tidak selamanya bayi berlaku manis. Kadang dia rewel, menangis tanpa jelas penyebabnya. Tak perlu ikut menangis karena hilang akal, pilih cara ini untuk mendiamkan tangis bayi.
  1. Cek popok, meski baru saja Anda ganti popoknya, apalagi bila bayi menggunakan popok kain. Untuk memberikan rasa nyaman pada saat tidur, sebaiknya pakaikan pospak alias popok sekali pakai.

  1. Coba susui, mungkin bayi lapar. Sesekali, coba menyusuinya dengan melepas baju atau hanya memakai pospak. Lalu, letakkan bayi dalam posisi meringkuk –seperti dalam rahim– dengan perutnya menempel pada perut Anda. Kekuatan sentuhan, hembusan napas dan detak jantung Anda akan membuat bayi merasa aman dan nyaman.

  1. Periksa tubuh, mungkin ia digigit nyamuk atau bajumembuatnya gatal. Jika ada bentol bekas digigit nyamuk, boleh oleskan minyak kayu putih, minyak telon, atau bedak/lotion yang mengandung kalamin atau mentol. Jika perlu, ganti bajunya dengan baju yang terbuat dari bahan yang menyerap keringat dan ukurannya pas.

  1. Perhatikan suhu kamar, jangan-jangan ia kepanasan atau kedinginan. Bila menggunakan air conditioner (AC), suhu yang pas adalah 25-26 ÂșC. Pastikan kamar bayi tidak terlalu banyak perabotan dan sirkulasi udaranya baik.

  1. Gendong. Penelitian menyebutkan bahwa gendongan memberi efek menenangkan. Di dalam gendongan, posisi bayi sangat rapat dengan dada Anda sehingga ia dapat mendengar detak jantung bunda yang sudah akrab dikenalnya selama dalam kandungan. Dalam gendongan, ia menjadi lebih mudah melakukan kontak mata dengan Anda. Bisikkan kata-kata lembut menghibur agar dia cepat tenang. Usap perlahan punggungnya karena sentuhan seperti ini akan mengurangi rasa cemas dan memberikan perasaan nyaman pada bayi.

  1. Senandung bunda. Jangan pernah merasa malu dengan kualitas suara Anda. Percayalah, lagu apa pun yang Anda senandungkan, adalah suara emas yang membuatnya tenang dan aman. Nyanyikan lagu berirama lembut, seperti Nina Bobo atau Kasih Ibu.

  1. Putar lagu-lagu berirama lembut atau suara alam, seperti air mengalir atau angin mendesau, menciptakan atmosfer tenang.

  1. Berdansalah bersama bayi dalam pelukan Anda. Saat berdansa, sensor-sensor vestibular yang terletak di belakang telinga kita akan mengatur keseimbangan naik-turun, maju-mundur dan gerak ke samping kiri-kanan. Keseimbangan yang teratur ini akan membuat Anda dan bayi tenang dan nyaman.

  1. Bercerita. Bayi memang belum mengerti apa yang Anda ceritakan,, tapi dia bisa menikmati suara dan intonasi Anda saat membacakan cerita.

  1. Pijat asyik. Mulai dari kaki, lanjutkan ke daerah tangan kemudian dada dan perut. Lakukan dengan gerakan seperti mengusap, ringan dan lembut. Gunakan baby oil. Pijat bayi bisa mengurangi kecemasan karena terjadi penurunan hormon adrenalin (hormon penyebab stres) dan melancarkan aliran darah.

  1. Buatlah mimik lucu atau gelitik perlahan telapak kakinya. Awalnya, bayi mungkin terkejut. Namun, cara ini justru membuat bayi tenang, bahkan tertawa. Dengan tertawa, tubuh bayi melepas hormon endorfin yang membuatnya relaks.

  1. Kamar nyaman. Jauhkan dia dari lingkungan yang terlalu menstimulasi dirinya, seperti suara kendaraan lalu lalang. Jika mungkin, pilih kamar tidur yang tidak berdampingan langsung dengan jalan yang ramai atau ruang lain yang bising.

  1. Segarnya mandi. Teteskan minyak lavender pada bak mandinya. Mandi dengan aroma lavender memberi efek menenangkan dan menyejukkan.

  1. Go on stroller! Letakkan bayi di dalam stroller, lalu ajak ia berjalan-jalan di dalam atau di sekitar rumah. Goyangan stroller akan membuat bayi seperti diayun-ayun dan membuatnya tenang.

  1. Gerakan berulang atau ritmis seperti naik mobil, dapat menenangkan bayi. Ajak ia keliling kompleks perumahan sekitar setengah jam saja, namun jangan lupa meletakkannya di car seat.

Jika 15 cara ini tak berhasil menenangkan bayi, letakkan bayi di dalam boksnya, lalu tinggalkan kamar. Sebelumnya, pastikan di dalam boksnya tidak ada benda-benda yang berisiko menimpa bayi dan menutupi jalan napasnya, seperti bantal besar, selimut atau mainan. Tarik napas dalam dan lakukan aktivitas yang bisa menghibur diri Anda, seperti mendengarkan musik. Namun, jangan biarkan bayi menangis sendiri lebih dari 15 menit.

Menurut Dr. Penelope Leach, penulis buku Your Baby And Child: From Birth To Age Five, bayi yang stres dan dibiarkan menangis lama, berisiko mengalami masalah psikologis di kemudian hari, misalnya bisa mengalami kesulitan belajar.

by. majalah AyahBunda

Sumber

Minggu, 18 Desember 2011

6 MAKANAN PELANCAR ASI

Enam  jenis makanan berikut ini, jika dikonsumsi dengan benar dapat melancarkan ASI Anda yang sedang menyusui.

Pare.
Kaya vitamin C, anti oksidan yang berguna untuk melindungi sel dari kerusakan, meningkatkan kesehatan tulang, gigi, gusi dan pembuluh darah, serta meningkatkan penyerapan zat besi. Kandungan senyawa fitokimia lutein dan likopennya juga berkhasita untuk merangsang produksi insulin.
Baik untuk ibu menyusui yang emnderita diabetes mellitus karena dapat menurunkan kadar gula dalam darah. Pare juga dikenal sebagai antikanker, antibiotik antivirus, dan pembasmi cacing usus.
Enaknya ditumis, karena bisa menyamarkan rasa pahitnya.

Pepaya.
Kaya vitamin A, vitamin C, asam folat, dan kalium. Papaya juga rendah kandungan kolesterol, lemak jenuh dan natrium. Pepaya punya kandungan lebih banyak 33% vitamin dan 50% kalium dibanding jeruk.
Baik untuk memenuhi kebutuhan kalium di masa menyusui. Merawat balita cukup menguras tenaga, sehingga bila Anda kekurangan kalium maka akan merasa sangat lelah. Kekurangan kalium juga menyebabkan perubahan suasana hati menjadi seperti depresi, sementara saat menyusui Anda perlu berpikiran positif dan bahagia.
Enaknya dimakan langsung, atau dibuat mix juice dengan buah lain.

Semangka.
Kaya vitamin A dan C, kalium serta asam folat, namun rendah kandungan lemak jenuh, kolesterol dan natrium.
Baik untuk memenuhi kebutuhan vitamin A ibu menyusui yang satu setengah kali lipat lebih banyak daripada perempuan yang tidak menyusui. Kadar air yang tinggi pada semangka jga baik untuk asupan cairan tubuh. Dalam sehari, ibu menyusui setidaknya minum 8 gelas cairan setiap hari, baik dalam bentuk air putih, jus, the, kopi tanpa kafein, dan susu.
Enaknya dibuat jus, tak perlu belepotan terkena tetesan air semangka saat digigit.

Kacang hijau.
Kaya protein, tiamin (vitamin B1), zat besi, magnesium, fosfor, kalium dan mangan. Kacang hijau juga sumber asam folat tapi rendah kandungan natrium, lemak jenuh dan sama sekali tidak mengandung kolesterol.
Baik untuk sumber protein nabati. Tiamin atau vitamin B1 mengubah karbohidarat menjadi energi karena ibu menyusui butuh energi lebih besar dibanding saat hamil. Bila kekurangan tiamin Anda jadi mudah tersinggung, sulit konsentrasi dan kurang bersemangat. Mood yang baik akan memicu hormon oksitosin untuk mengeluarkan ASI.
Enaknya dibuat jus, minum bersama kacangnya untuk mendapat nutrisi yang lebih banyak.

Jambu Air.
Kaya vitamin A, C, kalsium, fosfor, dan zat besi. baik untuk emmenuhi kebutuhan kalsium yang meningkatkan fungsi otot dan saraf, serta vitamin A yang berguna untuk melindungi sistem kekebalan tubuh bayi dan meningkatkan ketahanannya terhadap infeksi. Buah yang kadar airnya cukup tinggi ini bersifat mendinginkan sehingga memberikan rasa memenangkan saat dimakan, bisa menetralisir rasa tertekan pada ibu pasca melahirkan.
Enaknya dimakan langsung, apalagi dengan bumbu rujak. 

Labu siam.

Kaya asam folat, vitamin C dan K, seng (zinc) dan mangan. Labu siam juga sumber vitamin B6, magnesium dan kalium.
Baik untuk memenuhi kebutuhan asam folat. Meski ibu menyusui tidak memerlukan asam folat sebanyak saat hamil, namun kebutuhan asam folat tetap dua kali lipat daripada perempuan yang tidak menyusui. Mengonsumsi 100 gram labu siam cukup untuk memenuhi sekitar 23% kebutuhan asam fotal tubuh. Asam folat itu penting untuk pembentukan sel, hemoglobin dalam darah, serta perkembangan jaringan tubuh bayi.
Enaknya direbus dan langsung dimakan, apalagi labu siam berukuran kecil, rasanya manis. 

SUMBER

DAUN KATUK UNTUK PRODUKSI ASI

Daun katuk dengan kandungan laktagagumnya (zat yang dapat meningkatkan dan melancarkan produksi ASI)  telah dipakai secara turun temurun untuk membantu meningkatkan produksi ASI.

Daun katuk dikonsumsi dalam bentuk sayur rebusan atau dilalap. Daun katuk mengandung steroid dan polifenol yang dapat meningkatkan kadar prolaktin. Pada pemberian daun katuk ditemukan peningkatan kadar hormon steroid adrenal. Kadar prolaktin yang tinggi akan meningkatkan, mempercepat dan memperlancar produksi ASI. Daun katuk juga mengandung alkaloid, sterol, flavonoid dan tannin.

Meskipun demikan cara mengolah daun katuk harus benar-benar diperhatikan, agar  gizi yang terkandung di dalamnya tidak rusak. Terlalu matang/lama memasaknya akan menurunkan kualitas daun katuk sebagai pelancar ASI. Berdasarkan penelitian daun katuk kaya akan zat gizi. Disamping itu, daun katuk mengandung sejenis zat yang diduga bekerja sebagai laktagagum. Berikut ini kandungan zat gizi terdapat dalam 100 gram daun katuk segar.


Air =70   gr
Protein =4,8  gr
Lemak =1     gr
Karbohidrat =11   gr
Kalsium =204  mg
Fosfor =83    mg
Besi =2,7   mg
Mineral-mineral lain =2,2   gr
Retinol (Vitamin A) =3     mcg
Thiamin (Vitamin B1) =0,1  mcg
Asam askorbat (Vitamin C) =200  mg
Asam Folat =7    mg

PENINGKATAN KUALITAS MAMA SOYA

Assalaamu’alaykum warahmatullah.

Kami ucapkan terimakasih atas kepercayaan agen dan para pelanggan selama ini pada produk kami MAMA SOYA. Kami akan terus berusaha meningkatkan pelayanan kami dan kualitas produk kami.

Para agen dan pelanggan yang kami hormati,
Untuk meningkatkan kualitas produk kami, perlu diketahui bahwa sejak produksi bulan APRIL 2011 kami sudah menggunakan EKSTRAK untuk bahan-bahan herbal produk unggulan kami MAMA SOYA, yaitu:
- ekstrak daun katuk
- ekstrak habbatussauda
- ekstrak hulbah

Sebelumnya, ketiga bahan ini kami gunakan sediaan serbuk/simplisia kering, bukan ekstrak.

Adapun untuk bahan sari kedelai, memang sejak awal kami menggunakan ekstrak, bukan serbuk. Sehingga menjadi susu kedelai yang halus, lembut, tanpa ampas, tanpa langu.

Sedangkan beepollen, kami tetap menggunakan serbuk karena untuk mendapat kandungan beepollen tidak perlu diekstrak, bahkan ekstraksi beepollen akan menyebabkan banyak kandungannya yang terbuang bersama proses ekstrak tersebut.

Beberapa alasan dan tujuan kami mengganti serbuk dengan ekstrak karena:
- Agar larutan susu menjadi lebih halus dan enak diminum.
- Dengan penggunaan ekstrak juga diharapkan kandungan dari herbal tersebut lebih mudah dicerna dan lebih cepat diserap tubuh.
- Penggunaan ekstrak lebih sesuai dengan standart sediaan herbal yang direkomendasi oleh BPOM Depkes RI
- Sediaan ekstrak umumnya lebih terjamin kualitas dan higienisitasnya, karena proses pembuatan ekstrak akan mensterilisasi bahan dan mengeliminir kotoran dan zat yang tidak diperlukan
- Ekstrak lebih mudah dan cepat diserap tubuh.

Sedangkan komposisinya, sudah kami perhitungkan adalah sebanding dengan komposisi produk yang sebelumnya, sehingga khasiat tetap maksimal didapatkan. Walau secara kandungan telah diperhitungkan sama, tetapi secara visual tampilan/tekstur dan kelebihan lainnya sebagaimana di atas, maka kami memilih memakai ekstrak.

Demikian penjelasan dari kami, Wassalamu’alaykum warahmatullah.

MAMA SOYA AMAN dan SANGAT COCOK BAGI IBU HAMIL

Terkait beberapa pertanyaan yang masuk, kami perlu sedikit mengklarifikasi dan menginformasikan, bahwa Mama Soya insya Allah aman dan sangat cocok bagi ibu hamil, karena:

1. Kami telah mengkomposisikan sedemikian rupa MAMA SOYA terkhusus untuk feenugreeknya, komposisi bahan baku yang kami gunakan telah diperhitungkan di bawah batas aman untuk ibu hamil jika dikonsumsi sesuai aturan tercantum.

2. Adapun kandungan steroid yang dikhawatirkan adalah sangat jauh dibawah batas aman bagi ibu hamil, bahkan andaikan Anda mengkonsumsi sekaligus 1 kotak MAMA SOYA! Perlu diketahui bahwa dalam proses ekstraksi feenugrek kami menggunakan pelarut air, sedangkan steroid adalah golongan lipofilik yang artinya sulit/tidak larut dalam air, sehingga dia terbuang bersama ampas/residu sisa ekstraksi (tidak terikut dalam hasil ekstraksi yang dipakai utk bahan Mama Soya). Jadi hampir tidak ada steroid yang terekstrak bersama hasil ekstraksi.

3. Kami telah membuktikan khasiat Mama Soya untuk ibu hamil tanpa efek samping, sudah banyak juga yang membuktikan sendiri. Tidak ada satupun laporan masalah, karena komposisi telah kami formulasi sedemikian rupa dengan proses yang khusus.

4. Kandungan gizi pada Mama Soya sangat cocok untuk nutrisi bagi ibu hamil.

Demikian yang bisa kami informasikan, semoga bermanfaat. Terimakasih.

Catatan:
Akan tetapi, jika yang Anda konsumsi adalah serbuk mentah feenugrek, bukan ekstrak, dan dalam jumlah jauh di atas batas aman, memang bisa menjadikan kandungan mudah berkontraksi sebagai efek dari hormon steroidnya. Tapi perlu diketahui juga, bahwa hampir semua efek-efek dari herbal itu memiliki penetralisir. Jadi resiko ini pun -sekalipun yang anda konsumsi serbuk feenugrek mengandung steroid- bisa ternetralisir oleh makanan/minuman atau herbal lainnya, sehingga tidak terlalu mempengaruhi kandungan. Walau demikian, tidak perlu dicoba-coba.

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | cheap international calls